Menyusui Anak Kembar? Bisa Dong…

Kemarin, Sulis, sahabatku yang baru saja melahirkan dua putri kembar, mengirimiku SMS. Isinya kurang lebih menyiratkan bahwa dia mengalami kesulitan dalam menyusui her twins. Langsung agak-agak panik, aku telpon dia. Dari hasil obrolanku dengan Sulis, kurang lebih kesulitan yang dihadapi dalam menyusui anak kembar adalah:

Belum bisa menyusui bersamaan, ini mengakibatkan waktunya benar-benar tersita untuk menyusui bergantian sehingga ia kurang bisa beristirahat. Atau jika kedua bayinya sedang terbangun dan minta menyusu dalam waktu yang berbarengan, hanya satu bayi saja yang bisa ia susui dan bayi satunya lagi terpaksa diberi susu formula dengan dot pula!

Waduh! Padahal produksi ASI-nya melimpah. Sedih deh… Aku yang belum punya pengalaman menyusui anak kembar cuma bisa membantu dengan meyakinkannya, bahwa menyusui anak kembar itu pasti bisa, cuma memang belum tahu ilmunya saja. Sulis yang saat ini tinggal di Kediri juga kesulitan menemui konsultan ASI di sana (baca: ga ada!). Hu-u.. pengen nangis rasanya.

Akhirnya aku sanggupi ke Sulis untuk mengiriminya buku “Serba-Serbi Menyusui” dan artikel-artikel nursing twins hasil googling. Semoga membantu ya, Lis…

Berikut ini hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menyusui anak kembar hasil ringkasan dan terjemahan bebas dari sini:

  1. Ibu yang menyusui bayi kembar membutuhkan istirahat, makanan bergizi dan cairan (minum) yang ekstra, serta vitamin tambahan jika perlu. Menyusui anak kembar membutuhkan kalori harian ekstra dibandingkan dengan kondisi hamil kembar. Ahli nutrisi merekomendasikan ibu yang menyusui anak kembar untuk mengkonsumsi 3000 kalori setiap hari.
  2. Positioning bayi dan latch on (perlekatan mulut bayi ke areola ibu) yang benar sangat menentukan keberhasilan menyusui. Ada istilah tandem nursing dan individual nursing. Tandem nursing adalah menyusui dua bayi secara bersamaan, satu payudara untuk satu bayi. Menyusui anak kembar secara berbarengan sangat menghemat waktu tetapi butuh latihan supaya ibu terbiasa dan tidak canggung. Jika kedua bayi kembar lahir full-term dan sehat, tandem nursing bisa dicoba dilakukan setidaknya sehari sekali sehingga ibu dan bayi kembar terbiasa dan nyaman dengan posisi tersebut. Pada awalnya, ibu akan membutuhkan bantuan untuk memposisikan kedua bayi. Dua posisi yang biasa digunakan saat tandem nursing adalah the double clutch atau “football hold” footbal holddan the cradle/clutch cruddle hold. Meski begitu individual nursing, walaupun lebih menyita waktu, pun juga tidak masalah jika diterapkan pada bayi kembar, mengingat waktu dan kemampuan menyusu masing-masing bayi yang mungkin berbeda.
  3. Mintalah bantuan jika diperlukan. Bisa berupa bantuan pengelolaan urusan domestik seperti mencuci baju atau membersihkan rumah (sehingga ibu bisa lebih fokus ke bayi kembar). Bisa juga bantuan ahli laktasi mengenai manajemen laktasi untuk bayi kembar.

Kesimpulannya, dimana ada kemauan di situ pasti ada jalan. So, ASI ekslusif buat bayi kembar? Bisa dong…

Advertisements

8 thoughts on “Menyusui Anak Kembar? Bisa Dong…

  1. alow mbak mil hii baru sempet ol nihhh
    iya mbak selain produksi asi nya juga cara ngasih nya
    harus ada orang yang bantuin memposisikan

    hehe seneng punya anak 2 tapi ya itu asi nya
    takut ntar gampang sakit kalo asi nya ga banyak 😀

    wahh ga terasa dah lama yah ga ketemu
    udah gede aqeela 😀

    Like

  2. hallow, saya juga punya anak kembar. sekarang dah masuk 5 bulan. nyatanya bisa lho menyusui tandem. alhamdulillah, sampai sekarang my twins belum pernah merasakan sufor. full ASI. repot? ya iyalah… tapi setelah tau caranya jadi mudah kok. aku juga sering menyusui secara bersamaan. waktu sebulan pertama mah dibantu siapa saja yang ada, untuk memegang satu bayi dari samping tubuhku. setelah tau caranya, ternyata ga perlu nunggu orang untuk bisa menyusui bersamaan. cukup diganjel bantal. dan keduanya bisa menyusu dengan nyaman….
    rewel bareng? juga sering. caranya juga mudah. letakkan bantal di tungkai, lalu baringkan satu anak disana. kita nyanyikan sampai merasa nyaman. sementara itu, tangan kita yang lain bisa nggendong satu bayinya. (bahkan sambil menyusui).
    setuju, ada niat ada jalan. jangan menyerah!

    Like

  3. saya sedang mengandung bayi kembar, usia kehamilan saya sekarang 5 bulan, saya butuh saran untuk persiapkan melahirkan, menyusui dan merawat si kembar.

    terima kasih.

    Like

  4. wah..senangnya bisa dpt ilmu menyusui kembar..alhamdulillah saya juga sedang hamil anak kembar. Baru 6W sih, tp sedini mungkin cari ilmunya gpp donk.. bermanfaat sekali, insyaAllah akan saya praktekkan kl si kembar uda lahir. thanx a lot:)

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s