Happy Ending

Episode ini berakhir sudah. Alhamdulillah happy ending.

Kemarin siang adalah episode perdana dimana Aqeela kembali menyusu padaku dalam keadaan sadar dan dengan kemauannya sendiri, tanpa paksaan atau bujukan.

Tadinya aku sudah agak-agak hopeless kalau Aqeela ga bakalan mau menyusu lagi padaku. Tapi, deep down in my heart, aku punya sesuatu yang seperti separuh keyakinan dan separuh lagi harapan: bahwa Aqeela akan mengakhiri masa nursing strike-nya dan kembali menyusu padaku seperti sebelumnya. Akhirnya Allah izinkan separuh-keyakinan-dan-separuh-lagi-harapan-ku itu terwujud.

Trus, gimana caranya aku melalui masa nursing strike itu?

Konsistensi! Yup, konsistensilah yang aku tunjukin ke Aqeela. Bahwa, walopun Aqeela sedang menolak menyusu, bundanya ini tetap ada kapan pun Aqeela ingin dan butuh, terutama dalam hal ini, untuk menyusuinya. Aku selalu tawarkan untuk menyusu pada Aqeela dan berusaha bersikap biasa saja dengan penolakannya.

Ga mudah memang melalui masa-masa penolakan itu. Apalagi di awal-awal, Aqeela bisa bersikap sangat ekstrim seperti menangis histeris jika melihat meme (sebutan payudara atau menyusu dari Aqeela) bundanya. Tapi aku tak menyerah begitu saja. Setiap hari aku pasti selalu menawarkan meme ke Aqeela. Lama-lama sikapnya melunak, instead of menangis histeris, Aqeela hanya menarik bajuku dan berkata, “tutu’.. tutu’.. bunda.. tutu’ bunda..” *tutup.. tutup bunda..*, memintaku untuk menurunkan bajuku menutupi meme. Yang tadinya, saat terbangun di malam hari dan menangis, Aqeela semakin kencang menangis saat ku sodori meme. Lama-lama Aqeela malah meminta sendiri untuk meme di sela-sela tidur malamnya.

Dan kemarin, terbangun dari tidur siangnya, aku tawarkan Aqeela meme untuk yang kesekian kali. Eh, reaksinya hanya diam saja. Lalu kudekatkan meme, eh, Aqeela membuka mulutnya bersiap untuk menyusu. Lalu hap, dan dia menyusu dengan lahap. Mungkin karena masih agak mengantuk, pikirku. Sore harinya, saat sedang bermain aku tawarkan lagi untuk meme. Kali ini Aqeela benar-benar dengan sadar mau meme padaku. Orang-orang serumah langsung heboh dan sibuk menggoda Aqeela yang meme padaku dengan tersipu-sipu . “Ada yang meme nih” atau “Eh sapa ya yang kemaren ga mau meme”. Begitu suara ayah, eyang dan tante menggoda Aqeela. Hehe.. Lega deh. Alhamdulillah.. Terima kasih Ya Rob…

Advertisements

2 thoughts on “Happy Ending

  1. alhamdulillah..
    baby Vino skrg sdh mule nakal..gigit2 gituu dee, kalo dibilangin..’mamah sakit ni..’
    langsung de..baby Vino pasang tampang senyum menggodanya.. 😀
    eh buat episod gigit menggigit ‘meme’ ada tips ga? selain mencet hidung? kadang emang smp berasa pedes/pedih

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s