Kabar-kabari

Whoah.. it’s been a long time ga update blog.

Ehem, what’s news ya? *sok seleb banget ya, hihi..*

Well, ya, kemarin-kemarin itu memang disibukkan dengan pulang kampung dalam rangka lebaran. Nothing special sih. Ya kecuali bahwa ada kejadian Aqeela nyungsep di mobil, gara-gara Ayah yang ndeso (baca: belum pernah bawa mobil dengan transmisi otomatis) tiba-tiba menginjak rem dengan sangat pede-nya karena refleks menginjak kopling seperti di mobil dengan transmisi manual. Hihi.. alhamdulillah nya sih Aqeela ga papa. A little bit shocked, I guess. Soalnya pas kejadian itu dia cuma bengong aja, ga nangis or komentar apapun. Hihi.. kasyian…

Oya, aku juga akhirnya nengokin sulis and her twins. Lucu-lucu banget lho tu kembar. Sayang, ga bawa kamera, jadi ga ada fotonya. Walopun ga bisa lama-lama nengokinnya, sempet juga bantuin mandiin tuh twins. Itung-itung belajar, sapa tau ntar dikasih anak kembar. Apaaa?!?!? Hehe….

Truss.. pas lebaran kmrn selain dapet sms khas lebaran, juga dapet sms dari Nyam yang memberitakan kelahiran putra pertamanya, Ankaa. Welcome aboard, Nyam and Ankaa. Semoga ibu dan anak sehat selalu and bisa ASI terus sampe usia 2 tahun. Aamiin..

Selain itu, ada juga kejadian yang tidak menyenangkan. Berawal dari imunisasi Aqeela. 19 oktober kemarin Aqeela berusia 18 bulan dan waktunya imunisasi DPT, HiB dan polio. Setelah browsing dan telpon sana telpon sini, akhirnya aku mendapatkan vaksin combo untuk DPT & HiB dari Bude Atoen. Tanggal 23 oktober, vaksin combo tersebut dan vitamin A kuambil dari bude Atoen. Malamnya, Aqeela bersama Ayah dan Bunda pergi ke klinik dekat rumah untuk imunisasi. Setelah disuntik (untuk vaksin combonya) dan ditetesi (untuk polio oral dan vitamin A-nya), Aqeela tampak biasa saja, hanya menangis sebentar lalu kembali aktif dan enerjik seperti biasa. Yah, walopun saat nangis sempat muntah sedikit. Aku tanyakan pada dokter kemungkinan vaksin polio dan vitamin A yang tidak tertelan, dokter menjawab, gapapa, vaksin tidak perlu diteteskan lagi ke mulut Aqeela karena nanti masih bisa imunisasi lagi. Ok deh, kami pun pulang.

Sampe di rumah, tak berapa lama kemudian Aqeela tidur. Tengah malam aku terbangun karena mendengar Aqeela mengigau. Aku raba badannya demam. Gapapa, demam tinggi setelah imunisasi DPT memang biasa. Ini sudah ku antisipasi. Lalu keesokan paginya setelah terbangun, Aqeela aku ajak pipis, seperti biasa. Sampai di kamar mandi, dia menangis saat ku turunkan dari gendongan, “sakit bunda..” begitu katanya sambil memegangi kaki kanannya. Hu-u.. rupanya kaki kanannya sakit untuk digerakkan dan disentuh, terutama di bagian bekas suntikan semalam. Jadilah hari itu Aqeela cuma bisa tiduran aja. Hiks.. ga tega banget liatnya. Aqeela yang sehari-harinya sangat aktif tiba-tiba jadi terbatas pergerakannya gara-gara kejadian ini. Well, yeah nothing to worry sih sebenernya, cuma ya tetep aja sempat bikin deg-degan. “Jangan-jangan…”, beberapa kali terlintas di kepala. Apalagi Ayah, yang hari itu tidak bisa mendampingi Aqeela, terus-terusan nelpon Bunda karena khawatir.

Akhirnya ngerepotin dr. Ian ma Bude Atoen, nanya-nanya supaya lebih tau ilmunya. Intinya, salah satu side effects dari imunisasi DPT adalah nyeri otot. Apa yang dialami Aqeela adalah nyeri otot itu. Bisa berlangsung dalam hitungan 1-2 hari bisa lebih. Treatment-nya hanya dengan dikompres air hangat di bagian bekas suntikan ato dengan parasetamol untuk pain killer sekaligus penurun demam. Trus juga dapet satu tips lagi dari Bude Atoen, yaitu: untuk anak-anak yang sudah bisa jalan, imunisasi lebih baik dilakukan di lengan. Sehingga tidak akan sedemikian mengganggu seperti yang dialami Aqeela.

Alhamdulillah, siang harinya Aqeela sudah mau sedikit-sedikit bergerak, dari tiduran ke posisi duduk, dari duduk ke posisi berdiri dengan kaki kanan sedikit ditekuk. Lalu sore harinya malah sudah naik tangga walopun dengan kaki kanan yang diluruskan. Hehe.. dasar Aqeela ga bisa diem. Besoknya sudah semakin membaik. Walopun sembuh total baru 3 hari setelah imunisasi.

Ufh.. lega!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s