Beautiful Belitung

IMG_20160402_094907_HDR
Aqeela di Danau Kaolin

IMG-20160402-WA0006

Trip ke Belitung ini terdiri atas banyak sekali pengalaman pertama, baik itu buatku juga buat Aqeela. Inilah pertama kali kami ikut open trip, menginjakkan kaki di Belitung, island hopping, snorkeling, pertama kali juga pergi berdua tanpa ayah dan Ava. Ya walopun ada Tante (sepupuku) dan Eyang (adeknya ibuku) yang ikutan juga.

Awalnya gegara ada temen kantor, Asti, yang cerita kalo dia berdua temannya, Kiki, lagi nyari tiket buat ke Belitung, akupun langsung nanya-nanya lebih lanjut dan tertarik untuk gabung juga. Trus ga berapa lama Tante bilang kalo kepengen jalan-jalan. Aku ceritain soal Belitung dan.. Jadilah Geng Belitung Cihuy! Ahahaha…

Ga sedikit juga yang nanya kenapa ga sama Ava juga perginya. Atau sekalian berempat sama ayah. Jadi… kalo ikut open trip menurutku sih ga bijaksana dan kurang sesuai kalo bawa anak kecil usia TK semacam Ava. Karena kan itinerary udah disusun rapi dan rombongan harus ikutin dengan strict, trus ada anggota rombongan selain kita sendiri yang itu semua membuat trip itu ga bisa fleksibel seperti kalo kita pergi trip sendiri. Belum lagi ada agenda island hopping dan snorkeling yang, sekali lagi menurutku, Ava terlalu kecil untuk ikuti. Semoga lain waktu pas Ava udah cukup umur kami berempat berkesempatan untuk wisata ke Belitung lagi. Aamiin…

So how’s Belitung? Definitely a must visit destination! Why? I will tell you why…

  1. It’s breathtakingly beautiful! No more words for this. Just check the pictures 🙂
  2. It’s also educational. Ada wisata ke museum, rumah adat, ke rumah Ahok dan replika Laskar Pelangi.
  3. Its people are so warm, welcoming and friendly. Selain itu orang Belitung digambarkan oleh Andrea Hirata sebagai orang yang sangat suka menghabiskan waktu di warung kopi, dan itu memang terbukti. Di beberapa sudut kota ada banyak warkop tersebar dan ramai dikunjungi penduduk lokal maupun turis. Jadi, jangan lupa cobain juga ngopi di Belitung.
  4. Delicious food. Mie atep! Anak-anak suka banget. Dan bisa dibawa ke Jakarta juga sebagai oleh-oleh. Selain itu ada teri krispi, kerupuk cumi, otak-otak, kepiting isi yang juga enakkkkk… Yum!!! #foodgasm

This slideshow requires JavaScript.

Walopun selama 3 hari di Belitung setiap di atas jam 12 siang mulai mendung trus lama-lama hujan, tapi tetap ga mengurangi keindahannya.

Ini foto-foto hari kedua:

IMG_20160403_094939_HDR
Pulau Batu Garuda
IMG_20160403_101213-01
Pulau Pasir
IMG_20160403_101957_HDR
Patrick!
IMG_20160403_103746
Pulau Batu Berlayar
IMG_20160403_104418_HDR
Pulau Batu Berlayar
IMG_20160403_115934_HDR-01
Pemandangan dari atas mercusuar di Pulau Lengkuas
IMG_20160403_130229_HDR-01
The Snorkeling Squad
IMG_20160403_163649_HDR
Pantai Tanjung Tinggi atau lebih populer dengan Pantai Laskar Pelangi
IMG_20160403_164256
Geng Belitung Cihuy :p
IMG_20160403_165155
Yak.. #terTuris lagi :))

Gimana? cantik banget kan pantai dan pulaunya… Dengan pasir putih yang lembuttttt… Butirannya tu beneran lembut banget deh. Air lautnya jernih dan transparan. Sayang pas mau snorkeling langit sudah mendung gelap dan 10 menit kemudian hujan. Jadi terumbu karang dan pemandangan bawah laut lainnya tidak begitu jelas terlihat.

Open trip ini kami menggunakan jasa travel agent Rani Journey dan untuk itinerary bisa di cek di sini. Penerbangan ke Belitung dari Jakarta dan rute sebaliknya saat ini sudah cukup banyak dan dapat ditempuh dalam waktu 50 menit saja. Iya dekat ya ternyata.

Ahhh.. Gegara nulis posting ini jadi kebayang-bayang lagi kan trip ke Belitung… Pengen ke sana lagi…

So, what are you waiting for? Go visit Belitung! 🙂

 

Advertisements

Short Review: Clove Garden Hotel Bandung

 

So last week we had a quick getaway, well sort of…

Dikarenakan ada reuni akbar Telkom University (dulu sih pas kuliah namanya masih STT Telkom) jadilah sekeluarga diboyong ke Bandung. Sambil menyelam minum air, sambil reuni, sekalian ketemu old crush getaway.

Udah liat-liat segala rupa hotel di berbagai situs travel agent, tapi terus penasaran banget sama satu hotel yang denger-denger baru beroperasi di akhir 2015 ini (CMIIW). Yang review pun baru sedikit tapi dari sedikit review itu sudah cukup untuk membuatku suka sama hotel ini. Walopun aku tau ini hotel jauh dari kampus tempat reuni, dimana kampus di Dayeuh Kolot dan hotel ini di Dago, tapi ya sejauh-jauhnya kan masih di Bandung ini.. So yeah.. I chose this hotel.

Udah tau juga sih dari salah satu review kalo lokasi hotel ini agak nyempil mirip upil tapiiii once you reached there.. it is so worth it. The picturesque view, the clean fresh air, the nice garden (and they’ve got hydroponic garden as well!), the modern yet warm exterior and interior, the infinity pool.. overall.. It’s pretty good.

Berikut ini beberapa poin mengapa menurutku hotel ini bagus:

  • Kamar: kami menginap di tipe deluxe, secara umum sih bersih mungil dan biasa saja dengan kamar mandi tanpa bathtub. Amenitiesnya lengkap.
  • Sarapan: tidak melimpah ruah tapi tidak sedikit juga dan lumayan enak-enak, ada omelette, fresh fruit, fresh juice (ada kale, lemon, wortel, dll buah segar siap untuk dijus), nasi dengan pilihan lauk ada 4 atau 5 macam, bubur ayam, sereal plus susu, toast, dlsb. Dan ada jamunya juga lho..
  • Staff nya ramah dan sopan.
  • Eksterior dan interior: banyak titik yang instagramable. Kalo #instagramhusband mau motoin tanpa lelah sih pengennya setiap titik aku berfoto deh. *kemudian dilempar hp ama pembaca dan suami* :p
  • Rate: standard hotel Bandung.. dan menurutku value for money…
  • Fasilitas lain: WiFi lumayan kenceng, infinity pool mungil plus jacuzzi tapi cukup bagus dengan latar belakang pepohonan, bukit dan padang golf. Cantik!

So… now let the pictures do the talking..

IMG_20160410_055513_HDR
The morning view from hotel window
IMG_20160410_082043_HDR
Minimalist infinity pool yang waktu itu penuh banget udah kayak cendol. Oya jacuzzi ada di sebelah kiri dari foto ini.
IMG_20160410_103031
Pose apalah apalah ini *tutup muka*. Sungguh aku pengen punya kebun hidroponik juga, mo kutanami kangkung buat persediaan makanan kelinci di rumah. *emakiritdetected*
IMG_20160410_105617
Pose “keberatan tas” :p
IMG_20160410_103131
Bagus kan ya… Iya background nya bukan orangnya :p Itu ada padang golf di belakang..
IMG_20160410_110325
Keluarga cemara yang anak-anaknya gamau diajak pulang dari hotel :))

Reuni dan Famili

IMG_20160409_212014.jpg
Kahitna! You are awesome!

Dibalik ibu dan istri yang datang ke reuni kampusnya, ada anak-anak dan suami yang mengantar, sampai anak-anaknya bosan dan akhirnya diajak jalan-jalan ke alun-alun Bandung sama ayahnya.

Dibalik ibu dan istri yang bisa menikmati aksi panggung Kahitna, lompat-lompat dan nyanyi-nyanyi lupa umur, ada anak-anak dan suami yang sudah duluan ke hotel (yang jauh dari kampus) tapi tetap keukeuh mau jemput walopun anak-anak dah pules..

So yes, Kahitna is awesome.. But my family is way more awesome.. 🙌😍😘 – with Agus, Aqeela, and Ava at Clove Garden Hotel & Residence

View on Path

Chef dan Ilmuwan

Obrolan pagi ini sama Ava..

A: Bunda dulu pas masih kecil cita-citanya pengen jadi apa?
B: dokter.
A: dokter gigi?
B: mmm.. Bukan sih.. Dokter anak. Kalo adek cita-citanya apa?
A: mau jadi chef sama ilmuwan
(adek yang sangat mengidolakan kakaknya, jadi ya cita-cita kakaknya mau jadi ilmuwan pun dia contoh)
B: emangnya chef itu apa sih?
A: Itu yang suka masak..
B: Bunda juga masak tiap hari. Bunda chef juga dong?
A: bukan.. Kalo chef kan masak di tempatnya.. Tempat makan gitu..
B: oo.. resto gitu maksudnya? 😂
A: Iya.. Kayak dl itu pas kita makan di tempat makan trus ada chef nya yang masakin..
B: Kalo ilmuwan apa?
A: orang yang kerjaannya nemuin gitu?
B: nemuin apa.. Emang ada yang ilang?
A: eksperimen gitu bun.. Adek kan suka eksperimen.. Kayak yang waktu itu waktu adek eksperimen pake kertas dibentuk orang sama dikasih magnet itu lho..
B: ow ok.. 😂

Demikianlah definisi ilmuwan dan chef menurut Ava, si 5 tahun.. 😂

View on Path

Tentang Sahabat

why
gambar dari sini http://www.jermainelane.com/

Kemarin ketemu sahabat lama jaman kuliah yang sudah sekitar 7-8 tahun ga ada komunikasi sekali. Harapan: bisa catch up soal kehidupan masing-masing, cerita nostalgia, becanda, dan lain-lain yang singkatnya: edisi bahagia. Tapi oh tapi, kenyataan: dia “dingin” dengan bahasa tubuh yang jelas-jelas memberi sinyal that he was not happy to meet me. Sedih? Iya. Patah hati lebih tepatnya. Iya. Aku. Patah. Hati. Untung ga sampe berkeping-keping jadi patahannya bisa aku ambil dan satukan lagi. *sigh*

Lalu terputarlah kenangan di otakku gimana deketnya kita dulu dengan diiringi soundtractk Sebuah Kisah Klasik by Sheila on 7. Makin sedih deh jadinya. Beneran sedihnya… Trus mulailah menganalisa dan over thinking, dengan seribu kali mengulang kata tanya: kok bisa? kenapa? why? ada apa?

And the rest of that day, I couldnt help but being sad.. So sad that it made me dizzy… Lebay ya? *drama queen detected*

Tapi trus ya sudahlah ya.. Disyukuri saja kalau dia tampak baik-baik saja, sehat walafiat dengan karier yang sepertinya bagus di sebuah perusahaan BUMN besar di negeri ini. Mari kita berprasangka baik saja bahwa ya mungkin dia merasa canggung setelah sekian lama ga berkabar denganku. Atau seperti seorang teman bilang, dalam waktu 7-8 tahun seseorang bisa saja sudah banyak berubah. Jadi ya.. sudahlah..

*ambil nafas panjang*

Dear friend, I am not mad at you. I still hope one day we can be friends again. Stay blessed and happy..

Biar Adil..

Cerita semalam pas lagi kruntelan sama 2A..
Ava nyanyi, bundanya ikutan nyanyi dengan lagu yang sama. Lalu..

A: Bunda ga boleh nyanyi lagu itu. Itu lagu anak-anak..
B: Emang knapa?
A: Kalo anak-anak ga boleh nyanyi lagu orang dewasa ya berarti orang dewasa ga boleh nyanyi lagu anak-anak..
B: *nyengir* *speechless*
A: Biar adil..
B: 😅😅😅😅

View on Path